Spiritual Intelligence

untuk saat ini saya akan mengambil topik SPIRITUAL INTELLIGENCE atau biasa dikenal dengan kecerdasan spiritual. apa sih artinya? yukyuk kita bahas

sebelum kita bahas topik utama, ada baiknya kita bahas luarnya dulu ya..

Perbedaan Otak IQ, EQ dan SQ 

Penelusuran kecerdasan spiritual tampaknya merupakan jawaban akan keterbatasan kemampuan intelektual (IQ) dan emosional (EQ) dalam menyelesaikan kasus-kasus yang didasarkan atas krisis makna hidup.

Otak IQ dasar kerjanya adalah berfikir seri, linear, logis dan tidak melibatkan perasaan.

(+) akurat, tepat dan dapat dipercaya

(-) hanya bekerja dalam batas-batas yang ditentukan, dan menjadi tidak berguna jika seseorang ingin menggali wawasan baru atau berurusan dengan hal-hal yang terduga. 
Otak EQ cara kerjanya berfikir asosiatif. Jenis pemikiran ini membantu seseorang menciptakan asosiasi antarhal, misalnya antara lapar dan nasi, antara rumah dan kenyamanan, antara ibu dan cinta, dll.

(+) dapat berinteraksi dengan pengalaman dan dapat terus berkembang melalui pengalaman atau eksperimen.

(-)  variasinya sangat individual dan tidak ada dua orang yang memiliki kehidupan emosional yang sama.

Kecerdasan Spiritual adalah kecerdasan jiwa yang membantu sesorang untuk mengembangkan dirinya melalui penciptaan untuk menerapkan nilai-nilai positif.

Manusia cenderung menggunakan nilai, perasaan, dan moral yang bersangkutan dengan agama yang dianutnya untuk mengatasi persoalan.

Kecerdasan spiritual yang berkembang dengan baik akan ditandai dengan kemampuan seseorang untuk bersikap flexible dan mudah menyesuaikan diri dengan lingkungannya, memiliki tingkat kesadaran yang tinggi, mampu menghadapi penderitaan dan persoalan dan mampu mengambil kejadian yang sudah lalu untuk pembelajaran pada kehidupan kedepannya.

Intinya, kecerdasan spiritual itu pola pikir manusia yang di pengaruhi oleh nilai agama yang dianutnya, manusia lebih mudah mengendalikan diri dalam menghadapi berbagai masalah yang dihadapinya.

Otak SQ cara kerjanya berfikir unitif. Yaitu kemampuan untuk menangkap seluruh konteks yang mengaitkan antar unsur yang terlibat. Kemampuan untuk menangkap suatu situasi dan melakukan reaksi terhadapnya, menciptakan pola dan aturan baru.

(+) Kemampuan bersikap fleksibel (adaptif secara spontan dan aktif) 

(+) Tingkat kesadaran diri yang tinggi 

(+) Kemampuan untuk menghadapi dan memanfaatkan penderitaan 

(+) Kemampuan untuk menghadapi dan melampaui rasa sakit 

(+) Kualitas hidup yang diilhami oleh visi dan nilai-nilai 
http://id.wikipedia.org/wiki/Kecerdasan_spiritual

Advertisements

About yeldiyana

cantik :)
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s